Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Sunaryo Ketua RT Tarai Bangun Dilaporkan ke Polisi Tahun 2015 Silam 
Selasa, 17-02-2026 - 14:34:02 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Salah seorang ketua RT Desa Tarai Bangun dilaporkan di polsek Tambang tahun 2015 silam dipolsek Tambang dugaan pengurasakan kebun kelapa sawit di Dusun III Desa Rimbo Panjang Kec, Tambang Kabupaten Kampar sesuai laporan Pengaduan nomor : LAPDU/98.b IV /2015/Riau

Sunaryo dilaporkan diduga terlibat melakukan pengrusakan kebun kelapa sawit mengunakan alat berat excavator yang diduga otak pelakunya "Mafia Tanah" 

Dugaan keterlibatan Sunaryo diketahui ketika Pelapor bersama penjaga kebunnya mendatangi rumah RT Sunaryo yang tidak jauh dari lahannya itu melihat alat berat excavator berada disamping rumahnya, saat itu ditanya pelapor ia (Sunaryo) mengatakan alat berat excavator itu bekerja dilahan Ketua pemuda Desa Tarai Bangun yang mengaku memiliki lahan 150 hektar sudah melapor kepada dirinya sebagai ketua RT Tarai Bangun ketika hendak mendoser lahan itu.

Personil Polsek Tambang sudah turun ke lokasi lahan yang dirusak oleh kelompok "mafia tanah Tarai Bangun", barang bukti pohon kelapa sawit yang dirusak diserahkan dikantor ke Polsek Tambang kala itu.

Sunaryo sebagai terlapor sudah dipanggil Polsek Tambang kamis 7 Mei 2015 untuk dimintai keterangan di Ruangan Unit Reskrim Polsek Tambang sebagai Saksi terkait laporan Perbuatan "Pengrusakan" yang di laporkan Ida Febriana, namun tidak pernah dihadirinya, Hingga sampai saat ini laporan Ida Febriana belum ada tindak lanjut oleh Polsek Tambang.

Kemudian Tahun 2016 Muncul Segel Tahun 1979 Digunakan Safi'i Untuk Menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) didesa Tarai Bangun, akibatnya muncul konflik Pertanahan sampai saat ini dengan Lahan/tanah Kavlingan GKPN dan tanah Ida Febriana yang sudah terbit surat tanah Pada Tahun 1985 melalui administrasi Desa Rimbo panjang.

Adapun diantara oknum perangkat Desa Tarai Bangun yang ikut membubuhkan tandatangan didalam SKT tersebut diantaranya.
1.Sunaryo, ketua RT 02
2.Warsito ketua RW 02
Suradi. Kepala Dusun IV
3.Andra Maistar Kades Tarai Bangun.

Ada Sekitar Seratus lima puluh Hektar (150 H) diterbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) oleh Kades Tarai bangun tahun 2016 diwilayah Administrasi Desa Rimbo yang sudah terbit surat tanah Pada Tahun 1984, bahkan saat ini titik koordinat wilayah Desa Tarai bangun mengunakan Aplikasi Google Maps hampir separo mencaplok wilayah Desa Rimbo panjang.

Kuat dugaan adanya pemalsuan data, dan dokumen pertanahan, Manipulasi Batas Desa, diduga permainan Mafi tanah, yang diduga melibatkan banyak Oknum pejabat. Padahal Desa Tarai Bangun menjadi Desa defenitif Tahun 2000 merupakan pemekaran Desa Kualu.

Sementara itu Kepala Desa Rimbo panjang, Ben Zainal Arifin, menyatakan, Wilayah Desa Rimbo Panjang semenjak menjadi Desa Definitif pada Tahun 1979 sampai saat ini belum pernah dimekarkan, hal ini disampaikannya ketika memberikan keterangan sebagai saksi diruang sidang pengadilan Negeri Bangkinang 12 Januari 2026,Terkait gugatan PMH perkara perdata Nomor: 146/Pdt.G/2025/PN/bkn,terkait ganti rugi jalan Tol Rimbo panjang yang digugat pemilik surat tanah dari Desa Tarai Bangun dengan tergugat Ida Febriana.

Diceritakan sumber, berdasarkan Segel Tahun 1979 Kades Tarai Bangun Terbitkan Surat Keterangan Tanah Diwilayah Administrasi Desa Rimbo Panjang

Inilah daftar surat tanah diterbitkan Kades Tarai bangun serta perangkat Desa tarai bangun yang ikut membubuhkan tandatangan didalam surat keterangan tanah (SKT) No.Reg:15/SKT/TRB/2014. Atas nama Syafri.M, didalam surat tanah ditulis riwayat penguasaan fisik Tanah hasil tebas tebang semenjak tahun 1978 Atas nama mukmin, Kades tarai bangun menerbitkan surat keterangan tanah ( SKT) Pada tahun 2014 ditandatangani 
1.Sunaryo, ketua RT 02
2.Warsito ketua RW 02
Suradi. Kepala Dusun IV
3.Andra Maistar Kades Tarai Bangun.

Kemudian pada tahun 2016 mereka  kembali menerbitkan Surat keterangan tanah (SKT) diwilayah Desa tarai bangun berdasarkan segel 1979 mengatasnamakan kelompok tani dari Desa Kualu menguasai tanah seluas 150 Hektar atas nama Safi'i sebagai penerima kuasa nomor: 263/I/III/30 Maret 2015 yang diterbitkan oleh Notaris Yun Anita Yusuf, SH. Mkn Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) jalan pasir putih  kecamatan Siak hulu, kabupaten Kampar.Muhammad Safi'i. Kelahiran 1974. dan  Zhamhur: sebagai penerima kuasa dari Tasli, Nupsinah, Bakri, Asna, Damris.

Didalam segel 1979 itu juga ditulis ada 16 orang kelompok tani kala itu diantaranya, Unin 35 Tahun. Abas 40 Tahun, Hanan 46 Tahun, Musliadi 23 Tahun., Hasim Selamat 21 Tahun., Yatim 34 Tahun., Kali 35 Tahun., Marzuki 18 tahun., makruf 47 tahun., Syamsiar 20 tahun., Akarudin 27 tahun., Saman 25 Tahun., Yusak 23 tahun., Badul 26 tahun., Sawal 32 tahun., mereka semuanya Betul telah mengarap tanah di RT I RK IV Tarai Desa Kualu Kecamatan Kampa Seluas 150 Hektar dengan batas sempadan, sebelah Utara dengan hutan Kawasan Rimbo panjang, 900 Meter., Sebelah Timur dengan Makrup/salido/Salinur, 200 Meter. 
Sebelah selatan Dengan Makrup/ Marlis, 900 meter dan 300 Meter.
Sebelah Barat dengan tanah Hutan 1.800 Meter dan 200 Meter.

Segel tersebut juga ada tanda tangan Rukmin dan stempel RK IV dan kepala Desa kualu Hasan  7 Februari 1979, dan diketahui Ninik mamak Desa Kualu: Dt. Pdk Sinaro A. Nur. Dt. Mudo Nahaya.Dt.Plm Temanggung,. Dt. Pojo Jalelo kabir. Dt. Sindo dirajo. Dt. Jalelo Dalil. Demikian dikutip tulisan segel tahun 1979 yang digunakan Safi'i untuk menerbitkan surat keterangan tanah yang sudah teregister dan ditandatangani camat Tambang 2016, H.Malatua S.Sos

Beberapa masyarakat menuturkan, jika benar didalam kertas segel tahun 1979 ada kelompok tani dari Desa Kualu mengarap dan bertani diwilayah tersebut, sungguh manusia super mereka, karena diwilayah tersebut tahun 1979 masih hutan yang belum di jamah oleh manusia, sedangkan jalan Kubang raya saja pada tahun 1995 susah dilalui masih jalan tanah.

Semoga informasi ini bisa jadi pedoman oleh penegak hukum mencermati dan menganalisa segel tahun 1979 digunakan Safi'i Cs dasar menerbitkan SKT Surat Keterangan Tanah tahun 2016 di Desa Tarai Bangun yang melibatkan oknum yang mengaku sebagai penguasa tanah Ulayat didaerah tersebut. 

Sementara itu, Andra Maistar Kepala Desa Tarai Bangun sudah ditahan dipoles Kampar diduga terlibat pemalsuan dokumen tanah (Surat Tanah Palsu), Apakah ia berani membongkar siapa dalang mafia tanah sesungguhnya? Demikian disampaikan pemilik tanah kavlingan GKPN tumpang tindih dengan surat tanah kelompok Safi'i Cs yang sedang bergulir perkaranya di pengadilan negeri Bangkinang terkait masalah uang ganti rugi jalan Tol 

Dugaan Mafi tanah didesa Tarai Bangun sudah banyak dilansir beritanya dimedia online sebagimana Diberitakan Media
Radarnsantara.com 4 Januari 2020. 

Gedung USB SMPN 8 Tambang Jadi Istana Hewan?

Diberitakan Radarnsantara.com
23 Januari 2020... 

Menelusuri Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung USB SMPN 8 Tambang" 

Diberitakan Radarnsantara.com
Sabtu, 24 Januari 2026..

Pembangunan SMPN 8 Tambang Didesa Tarai Bangun Tahun 2016 Silam Diduga Modus Mafia Rampas Lahan Warga".(Tim)

 




 
Berita Lainnya :
  • Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
  • Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
  • Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
  • JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
  • Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
    02 Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
    03 Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
    04 JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
    05 Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
    06 Lapor Pak Walikota Pekanbaru! Das Mantan Napi Narkoba Gunakan Rompi Pemko Pekanbaru Alih Fungsikan Lahan Parkir Pasar Jadi Lapak Pedagang dengan Sewa Hingga Rp 20 Ribu Per Lapak
    07 Pemko Tebing Tinggi Pertahankan Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
    08 Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Sergai Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Layani Masyarakat dengan Integritas
    09 Satlantas Polres Sergai Gerak Cepat Tangani Empat Kecelakaan dalam Sehari, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengemudi
    10 Razia Gabungan Polres Sergai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di THM, 27 Pengunjung Diamankan
    11 Polres Sergai Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Salurkan Daging Qurban untuk Warga dan Personel
    12 Kecelakaan di Jalinsum Sei Bamban, Lima Orang Luka-Luka Usai Dua Sepeda Motor Bertabrakan
    13 Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri dan Dua Anak ke Jakarta, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Polri Presisi
    14 WARTAWAN MITRA HUMAS POLRES SERGAI BERDUKACITA ATAS WAFATNYA IBU LAILA NURNANI
    15 Makna Kebersamaan dan Gotong Royong,Dinas PUPR Rayakan Idul Adha Dengan Peyembelihan Hewan.
    16 Terindikasi Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN Perhentian Raja jadi lahan korupsi bagi Oknum para Mafia
    17 Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit
    18 APPSI Tulungagung Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Rakyat Hadapi Gempuran Perdagangan Digital
    19 Tragis di Jalinsum Perbaungan, Pemuda 19 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor dan Truk, Polisi Buru Sopir yang Kabur
    20 Polres Sergai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba, Wujud Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa
    21 KAPOLSEK KOTO GASIB DUKUNG KETAHANAN PANGAN
    22 Polemik Dugaan Fee Proyek, Nama Afrudin Amga Tersorot, Pantas Tergeser dari Jabatan Strategis PUPR Kampar
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik